Senin, 22 Januari 2018

Ternyata Aku Salah ~ Satu Huruf

Denganmu, kupikir semua akan berjalan baik-baik saja.
Aku pernah begitu kecewa atas nama luka.
Lalu kamu datang dalam hidupku, seolah mengobati hingga aku lupa pernah sebegitunya terlukai.

Ternyata aku salah.
Sekali lagi kamu membuat hatiku patah, kali ini lukanya lebih parah.
Kamu hanya ingin sekadar dekat. Sementara aku sedemikian menaruh harap.

Kesalahan ada padaku sekali lagi.
Mengapa terlalu mudah mencintai.
Sempat aku begitu ingin menanyakan perihal perasaanmu padaku.
Tapi sikapmu sudah lebih dari cukup menunjukkan bahwa aku sama sekali tak pernah berada dalam duniamu.

Aku ini kamu anggap apa?
Sebelum perasaan ini terlalu dalam dan semakin menyakitkan, bisakah kamu menjauh saja?
Aku bisa melewati ini semua sendirian.

Aku memang tak mengerti harus kumulai dari mana untuk menghilangkan perasaan ini.
Sebab menangispun tak lagi bisa menenangkan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar